Simak Kegunaan Koloid Perak (Colloidal Silver) dalam Saringan Air

Apa itu Koloid Perak?

Pernahkah anda mendengar istilah koloid perak atau Colloidal Silver? Mendengar kata perak, mayoritas orang akan mengalihkan pikiran mereka ke perhiasan. Faktanya kandungan perak juga kerap digunakan dalam dunia kesehatan. Yap, benar sekali, Colloidal Silver merupakan mineral dengan ukuran mikron (1-100 nm) yang tersuspensi dalam cairan, sehingga cenderung berwujud cair. Kandungan silver ini terkenal dengan kemampuan antibacterial sehingga banyak digunakan dalam dunia kesehatan selama beribu-ribu tahun, khususnya sebagai obat topikal atau obat luar.


Aplikasi Koloid Perak dalam Dunia Kesehatan

Pengaplikasian colloidal silver ini dapat berupa krim, spray, atau salep yang ditujukan untuk penggunaan secara eksternal. Kemampuan anti inflamasi yang dimiliki dapat membunuh kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti sariawan, psoriasis dan eksim. Kandungan dalam koloid perak juga dapat mengatasi luka bakar sehingga sering dijumpai dalam produk pembalut luka. Khasiat koloid perak juga ditunjukan dengan kemampuan dalam mencegah mutasi lebih lanjut dari bakteri sehingga dapat dengan efektif membunuh bakteri penyebab infeksi dan menyembuhkan luka dengan cepat.

Kegunaan koloid perak dalam dunia medis

Selain untuk obat topikal, kandungan koloidal silver juga umum dijumpai pada nasal spray (semprotan hidung) untuk mengurangi reaksi alergi. Pada beberapa obat tertentu, koloid perak dapat membunuh infeksi staph aureus dan Pseudomonas aeruginosa yang dapat menyebabkan sinusitis. Di sisi lain, colloidal silver juga dapat ditemukan pada obat batuk dan obat tetes mata. Perlu digaris bawahi bahwa colloidal silver merupakan bagian dari logam mulia yang apabila tertimbun di dalam tubuh dalam skala besar, dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Environmental Protection Agency (EPA) menetapkan batas paparan tubuh dengan bahan koloidal silver tidak boleh melebihi 5 mikrogram per setiap kilogram berat badan anda. Maka dari itu, penggunaan koloidal perak untuk tujuan konsumsi secara langsung, baik dalam bentuk obat tetes, spray ataupun obat topikal harus berdasarkan resep dokter. Bagi anda yang sedang dalam pengobatan yang menggunakan antibiotik atau defisiensi tiroid, perlu diperhatikan bahwa koloid perak dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap berbagai obat-obatan tertentu


Aplikasi Koloid Perak dalam Saringan Air


Koloid Perak dalam Saringan Air Keramik

Terlepas dari pengaplikasiannya dalam dunia kesehatan, koloid perak umum ditemukan pada produk-produk komersial yang beredar di pasaran, seperti pembersih, sabun, perawatan pertanian, deodorant, dan juga filter air. Koloid perak berperan sebagai bakteriostatik pada filter air sehingga dapat menghambat replikasi bakteri yang dapat mengkontaminasi air.



Kandungan koloid perak diendapkan dalam bahan filter air yang terbuat dari tanah liat, dimana tanah liat juga memiliki pori-pori mikroskopis untuk menjebak berbagai kontaminan dalam air. Perpaduan koloid perak dengan tanah liat dapat membentuk perangkat pengolahan air rumah tangga sederhana berbasis pengolahan fisik, yang tidak memerlukan pasokan energi listrik (sustainable). Dengan memanfaatkan gaya gravitasi dan fungsi antibakteri pada koloid silver, untuk menghasilkan air yang aman untuk dikonsumsi.. Salah satu filter yang menggunakan teknologi ini adalah saringan air keramik dari Terra Water Indonesia.


Efektifias koloid perak dalam saringan air

Filter air Terra menggabungkan kandungan karbon aktif, colloidal silver dan tanah liat sebagai bahan utama dari saringan keramik. Karbon aktif berfungsi dalam mengeliminasi kandungan zat kimia dan bau tidak sedap pada air, sedangkan lapisan koloidal silver membantu dalam menghalau berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Studi terkait khasiat koloid perak dalam penyaringan air membuktikan bahwa saringan air keramik dapat menghilangkan 97,8% - 100% bakteri yang terkandung dalam air seperti E-coli sebagai penyebab diare, dan Staphylococcus aureus yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. World Health Organization (WHO) turut mengklaim bahwa koloid perak dalam filter air merupakan metode desinfeksi air untuk menyediakan air minum yang aman di berbagai negara berkembang.


Apakah Efek samping Koloid Perak?

Kendati demikian, terdapat berbagai perdebatan terkait dengan bahaya koloid silver dalam saringan air akibat kemungkinan terlarutnya koloid perak pada hasil filtrasi yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, terutama Argyria. Penyakit tersebut diakibatkan oleh paparan kandungan perak yang berlebihan ke dalam tubuh. Salah satu ciri yang ditunjukan seperti perubahan warna kulit (discoloration), karena di dalam tubuh, mayoritas kandungan perak akan terserap dan mengendap di lapisan jaringan kulit. Perlu diketahui bahwa Argyria bukanlah kondisi yang mengancam kesehatan anda, dimana Argyria hanya berpengaruh terhadap penampilan. Argyria tidak mengganggu fungsi jaringan tubuh, tidak terkait dengan kanker, masalah neurologis, reproduksi, ataupun efek buruk lainnya. Walaupun tidak berbahaya bagi kesehatan, anda harus tetap selektif dalam memilih produk filter air keramik dengan bahan koloid perak. Yang perlu anda perhatikan adalah batas peraturan kandungan perak dalam air minum untuk konsumsi sehari-hari yaitu 0,1 mg/L. Jika hasil filtrasi air anda mengandung perak lebih dari 0,1 mg/L maka anda harus waspada.


Solusi Saringan Air Minum Tanpa Efek Samping

air minum saringan tanpa efek samping.

Namun anda tidak perlu khawatir, saringan air keramik dari Terra Water Indonesia merupakan opsi aman dalam memenuhi kebutuhan air minum harian yang aman dan nyaman. Dalam proses pembuatan saringan keramik, tim produksi Terra sangat memperhatikan penggunaan koloid silver agar dapat bekerja secara efektif dalam membunuh bakteri tanpa memberikan efek samping yang membahayakan bagi pengguna filter. Hasil filtrasi dari saringan keramik Terra sudah teruji klinis tidak mengandung unsur perak (Ag), sehingga sangat aman untuk dikonsumsi sehari-hari. FIltrasi dari saringan keramik Terra juga terbebas dari bakteri Coliform dan unsur logam berat seperti timbal (Pb) dan cadmium (Cd) sehingga aman sesuai dengan aturan Menteri Kesehatan Permenkes No 492/Menkes/Per/IV/2010.


Dapatkan manfaat koloid silver dalam filter air tanpa harus takut akan efek samping Argyria dengan Terra Water Indonesia!. Cek produk di laman berikut.


23 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua